Review Ghost Recon: Wildlands


Ada kenikmatan tersendiri saat sedang membombardir di sluruh dunia yang terbuka menggunakan kendaraan bersama teman-teman, dan sayapun merasakan itu saat tim kami menjejalkan ke sebuah truk pickup dan pergi untuk membunuh para gengstar kartel yang berada di Ghost Recon: Wildlands. Sopir mengukir jalan yang berlumpur merah di Bolivia saat kita sedang bersandar keluar dari berbagai jendela, yang bertujuan untuk membidik Assault Riffle ke musuh.

Itu sangat mengagumkan, meskipin E3 ini dibangun tidak secantik debut trailer yang dipertunjukkan. Namun, dunia yang terbuka luas dan lebar yang yang telah diciptakan Ubisoft, benar-benar mengagumkan layaknya seperti bermain di bak pasir yang luas, terdapat 100 misi yang dapat anda selesaikan dengan urutan apapun. Anda dapat memainkannya secara sendirian ataupun dapat dimainkan bertiga bersama teman anda.

Anda berperan sebagai Satgas pasukan khusus untuk menyelesaikan misi dan membagi aliansi antara government corrupt dan a vicious drug cartel. Yang menyebabkan melemahnya tingkat pertemanan di berbagai provinsi. Itulah salah satu gambaran besar dalam sebuah misi E3 kita hanya harus mencuri beberapa intel dari base yang dijaga ketat dan harus keluar hidup-hidup.




TO BE CONTINUED :D

Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "Review Ghost Recon: Wildlands"